#KawalKPU untuk #IndonesiaDamai

KPU mengundang partisipasi masyarakat dalam mengawasi proses rekapitulasi untuk memastikan ketiadaan kecurangan atau kelalaian. Berikut adalah beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk turut membantu mengawal suara kita sampai akhir.

Ayorek, Tips & Trik · 12 July 2014 · Keywords: ·
KawalKPU

Catatan redaksi: Artikel ini dibuat untuk membantu siapapun yang ingin turut menjaga dan mengawal suara  mereka dalam Pemilu Presiden 9 Juli 2014 lalu. Ayorek! tidak memiliki hubungan dengan KPU, Bawaslu, badan pemerintah, partai politik, media, atau politisi manapun. Sumber ilustrasi atas: Twitter @Larasatita


Terlepas dari berbagai perdebatan mengenai kredibilitas lembaga survei yang melakukan hitungan cepat (quick count), bagaimanapun kita tidak bisa terjebak pada hasil hitungan cepat, karena ini bukanlah hasil perhitungan resmi KPU. Tidak ada kekuatan hukum, meski bisa jadi indikator dan perbandingan.

Kita mulai mendengar laporan mengenai berbagai kecurangan dan kejanggalan hasil perhitungan suara. KPU mengundang partisipasi masyarakat dalam mengawasi proses rekapitulasi untuk memastikan ketiadaan kecurangan atau kelalaian. Karena banyaknya informasi yang beredar terkadang dapat membingungkan, kami berupaya merangkainya menjadi satu panduan bagaimana masyarakat dapat membantu proses pengawasan.

Awasi, rekam, laporkan kecurangan atau kelalaian, dengan tetap tenang. Berikut adalah beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk turut membantu mengawal suara kita sampai akhir.

Hadiri rekapitulasi dan rekam

Sumber: Twitter @Larasatita

Sumber: Twitter @Larasatita.

Anda dapat membantu mengawasi dengan mendokumentasikan formulir C1 pada tiap tahap rekapitulasi untuk memastikan tidak adanya kecurangan atau kelalaian. Sesuaikan dengan jadual di atas, atau cek artikel ini. Tanggal 13 Juli 2014 nanti akan dilakukan di kecamatan, biasanya jam 10 pagi. Kontak kecamatan untuk konfirmasi.

Periksa dan cocokkan dengan hasil rekapitulasi di website KPU

http://pilpres2014.kpu.go.id/c1.php

http://pilpres2014.kpu.go.id/c1.php

Cocokkan scan atau foto C1 Anda dengan scan yang ada di KPU di:
http://pilpres2014.kpu.go.id/c1.php

Anda bisa memilih provinsi > kabupaten/kota > kecamatan > kelurahan.
Berikut panduan dari Kompas untuk mengecek formulir C1 di situs KPU.

Menemukan kejanggalan atau kecurangan? Anda bisa melaporkan ke:

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)

Formulir pengaduan dapat diisi online di:
http://bawaslu.go.id/laporan-pelanggaran-pemilu

Mata Massa, http://matamassa.org 

matamassa.org, aplikasi pemantauan pemilihan umum (pemilu) legislatif dan presiden 2014 di seluruh wilayah Indonesia.

http://matamassa.org

MataMassa adalah aplikasi pemantauan pemilihan umum (pemilu) legislatif dan presiden 2014 di seluruh wilayah Indonesia. Aplikasi MataMassa dapat diunduh di telepon selular berbasis iOS, Android, maupun BlackBerry. Laporan juga bisa dilakukan melalui SMS. Siapapun dapat mengunduh aplikasi MataMassa, dan dapat langsung melaporkan temuan pelanggaran pemilu di lapangan melalui aplikasi tersebut. MataMassa adalah proyek bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta dan iLab.

Lebih jauh mengenai Mata Massa: http://www.matamassa.org/page/index/3#ixzz37C4AZSPd
Follow us: @matamassa on Twitter | matamassaIND on Facebook

C1 Yang Aneh, http://c1yanganeh.tumblr.com

Capres #1 dapat 814 suara, padahal total hanya ada 380 suara. TPS 47, Kelapa Dua, Kelapa Dua, Tangerang, Banten. (Tautan)

Capres #1 dapat 814 suara, padahal total hanya ada 380 suara. TPS 47, Kelapa Dua, Kelapa Dua, Tangerang, Banten. (Tautan)

Tumblr berisi koleksi formulir C1 Pilpres 2014 yang tidak wajar. Kirimkan temuan Anda ke [email protected] Pengelola situs mengajak Anda untuk melaporkan ketidakwajaran C1 ke KPU & Bawaslu. Mereka tidak memproses ini ke lembaga tersebut.

Call center dan Posko

Call center Prabowo Hatta
08071888111
(Sumber: Republika)

Posko Pengaduan Tim Jokowi-JK
Jl Majapahit No 26 Blok AG, Jakarta Pusat
Jl Banyumas No 5, Menteng, Jakarta Pusat.

Telpon: 021-3518457 dan 021-3518462
Fax: 021-3510479
SMS 087869-000002
Email: [email protected]

Website pengaduan
Facebook.com/IrHJokoWidodo
www.Presiden-Indonesia.com
www.JokowiJKlive.com
www.tidakbisadibeli.com
bit.ly/KawalSuaraJokowi
(Sumber: Tempo)

Posko Pengaduan PDIP Jawa Timur
Jl Kendangsari Industri Surabaya 57
Telp: 03188673002
SMS: 03188043022
Fax: 0318474400
Email: [email protected]
(Sumber: PDIP Jawa Timur)

Informasi lainnya

Setiap media memiliki bias dan kepentingan masing-masing, apalagi di tengah situasi seperti ini. Bacalah tiap informasi yang Anda dapat dengan mawas dan akal sehat. Selalu uji kebenaran tiap berita—cek silang dengan setidaknya dua sumber lain yang berbeda, dan perhatikan kredibilitas sumber.

Jika pembaca mengetahui cara lain yang belum kami cantumkan, silakan memberi komentar di bawah atau kirimkan surel ke [email protected]orek.org. Mohon untuk mencantumkan sumber (URL) yang dapat diverifikasi.

Awasi, rekam, laporkan

Tolak segala bentuk intimidasi, kebohongan dan kecurangan untuk mencuri hak suara kita. Mari kita hargai dan jaga hasil pemungutan suara kita sendiri. Beberapa hari ke depan adalah masa-masa kritis, di mana tanpa pengawalan yang cermat, hitungan suara dapat berubah atau hilang secara signifikan. Tetap tenang, hargai perbedaan pendapat, jangan panik—awasi, rekam, laporkan.

Pada akhirnya, yang kita kawal adalah suara kita sendiri, dan kita semua menginginkan Indonesia yang damai dan lebih baik, dengan demokrasi yang sehat dan bermartabat.

Salam perdamaian.


Catatan redaksi: Artikel ini dibuat untuk membantu siapapun yang ingin turut menjaga dan mengawal suara mereka dalam Pemilu Presiden 9 Juli 2014 lalu. Ayorek! tidak memiliki hubungan dengan KPU, Bawaslu, badan pemerintah, partai politik, media, atau politisi manapun.