#RasanUrban: Arsip PRS Mani, kelestarian kota, desain, dsb.

Arsip PRS Mani, jurnalis India yang dulu terlibat dalam Perang Surabaya; tur jalan kaki menelusuri bau; RUU kota; DIY2014 Mix2Make, dan acara-acara lainnya.

#RasanUrban · 19 September 2014 · Keywords: ·
RasanUrban3

Arsip P. R. S. Mani, seorang jurnalis dan nasionalis India yang dulu terlibat dalam Perang Surabaya 1945-1949, kini dapat diakses online secara gratis. Sumber sejarah ini dapat memberi kita perspektif yang lebih luas dan tidak hitam putih, dari seorang mantan pasukan India yang terjebak terlibat dalam Angkatan Darat Sekutu. Terimakasih Heather Goodall atas usaha kerasnya mendokumentasikan dan memperkenalkan sejarah yang kaya ini Juni lalu.

CityLab memulai seri baru, City Makers, menampilkan profil orang-orang—the Makers—yang mengubah kota mereka. Entah kapan kucing atau hewan akan ditampilkan.

Kate MacLean menciptakan Sensorymaps, tur jalan kaki yang memetakan berbagai bau di kota. Sepertinya akan menjadi ide bagus untuk tema tur Manic Street Walkers berjalan kaki di Surabaya. Manusia memang mengherankan, repot-repot jalan kaki menelusuri bebauan, tapi bukan untuk mencari makan…

Di Indonesia kita mungkin familiar dengan Indonesia Berkebun, yang juga memiliki cabang di Surabaya. Tapi bagaimana kita bertani di kota yang kekurangan lahan, panas, dan penuh gedung tinggi?  Simak bagaimana ComCrop melakukannya di Singapura, dan mungkin kamu kalau berkesempatan ke Singapura bisa menikmati sudut lain dari Orchard Road selain pusat perbelanjaannya. Bisa dilihat juga videonya di Monocle, dengan berbagai upaya bertani di kota lainnya.

Orchard Road used to be a very fertile piece of land, before we took it over, and planted our shopping malls in it. I guess ComCrop is bringing the orchard back to the Orchard Road.

RUU Kota, Urban Sustainable Development Goals

Peningkatan jumlah penduduk di kota, atau urbanisasi, diperkirakan akan semakin tinggi. Pada 2030, diprediksi 5 milyar orang akan tinggal di kota. Sementara di 2050, diperkirakan 85% penduduk Indonesia akan tinggal di kawasan perkotaan. Jelas ini akan membawa banyak tantangan dalam pengelolaan kota–mulai dari peningkatan kebutuhan infrastruktur, seperti transportasi umum, ruang publik, air dan udara bersih, listrik, dan berbagai fasilitas umum dan sosial lainnya. Belum lagi perkara meningkatnya manusia-manusia “kelas menengah”, yang konon berpendidikan, tapi kesulitan mencari kerja, berjalan, atau bersepeda dengan aman. Isu kelestarian kota pun saat ini sedang diperdebatkan sebagai salah satu Sustainable Development Goal (SDGs) periode 2015-2030, menggantikan Millenium Development Goals (MDGs), 2000-2015.

Hal-hal ini akan dibahas dalam rangka penelitian untuk masukan RUU kota yang dilakukan oleh Rujak Center of Urban Studies dengandukungan Toyota Foundation. Andriew dan Erlin akan singgah ke Jakarta, bergabung dalam pembahasan ini dengan Rujak Center for Urban Studies dalam seminar “Kemendesakan dan Masa Depan Kota,” Rabu, 24 September 2014, 10.00 – 16.30 WIB, di ballroom Hotel Akmani. (Info & pendaftaran: Edhis 021- 31906809 / [email protected]).

Simak pula ringkasan dari Future of Places, the Placemaking Leadership Council, dan Pro Walk/Pro Bike/Pro Place di Project for Public Spaces.

Design It Yourself 2014: Mix2Make

Design It Yourself 2014: Mix2Make

Design It Yourself 2014: Mix2Make

Design Week semakin banyak diadopsi dan diterapkan di berbagai kota di dunia, dan ada berbagai festival desain kota sedang atau akan berlangsung dalam waktu dekat, seperti London (13-21 September), Vancouver (15-28 September), Portland (4-11 Oktober), dan Eindhoven (18-26 Oktober).

Surabaya sendiri dulu pernah mengadakan Surabaya Design Week di tahun 2008. Meskipun hanya sempat berlangsung sekali, banyak pelakunya kini terlibat dalam penyelenggaraan Design It Yourself 2014: Mix2Make, yang akan kami gelar 11-26 Oktober nanti di berbagai tempat. Menampilkan antara lain Eko Nugroho, Keuken food festival, KUNCI Cultural Studies Centre, Lifepatch, Papermoon Puppet Theatre, Relax Your Bones, Surabaya Youth Carnival, Yasser Rizky. Bagi yang berminat berpartisipasi dalam penyelenggaraan sebagai Mix2Maker, hubungi Ari Kurniawan di HP/WhatsApp  08563377898 atau email [email protected]

Sembari menunggu, para desainer mungkin juga berminat mencoba peruntungan di kompetisi Asian Creative Award.

Acara lainnya

Beberapa acara lain dalam 1-2 bulan ini:

PARK(ing) Day
Acara tahunan yang digelar tiap Jumat ketiga bulan September, mengajak orang-orang untuk merubah tempat parkir menjadi park, tempat untuk cangkrukan :D Mungkin suatu saat bisa dilakukan di Surabaya.

#SIN2, Scene Indie Night
Sabtu, 20 September 2014
Lapangan Balai Pemuda, Jl. Gubernur Suryo no. 15 – Surabaya
18.00-selesai

Brighspot Market
25-28 September di Senayan City, Jakarta

“Unrestrained” Release Party @Exterminalos
26 September 2014
Di Monkasel – Surabaya
HTM : Rp 25.000

Jagongan Media Rakyat
23-26 Oktober 2014
Jogja National Museum, Yogyakarta
Acara dua tahunan yang mempertemukan media komunitas & organisasi kerakyatan. Diskusi, lokakarya, pemutaran film, pertunjukan seni, pameran, pasar kuliner, dsb.

Simposium Khatulistiwa
Satu dan Yang Banyak: Etika dan Estetika Praktek dalam Abad Demokrasi ke-21 Kita
17 – 18 November, 2014
Di Gedung Lengkung, Postgradute Fakultas Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Untuk lebih banyak info acara di Surabaya, kunjungi eventsurabaya.net


Satu lagi kursus online, Future Cities, kali ini dari EdX, untuk menghabiskan waktu luang dan kuota datamu atas nama pengembangan dinamika pengetahuan urban. Ha.

Bagi yang ingin lebih banyak RasanUrban, cek “Top 10 online resources on urban planning, design, and development” dari Planetizen–kebetulan daftarnya kali ini memfokuskan pada bagaimana berbagai website ini bereksperimen dalam presentasi cerita dan informasi mengenai kota, desain, dan perencanaan. Banyak dari situs ini menerapkan sistem visual dan pemetaan yang sangat potensial untuk dikembangkan manusia-manusia di Ayorek!, kalau saja mereka tidak terlalu malas dan sedikit lebih mengerti prioritas hidup seperti kami kucing-kucing…